WELCOME TO ADIWIRA TKJ

Senin, 13 Februari 2012

INSTALLASI DEBIAN 5.0 (LENNY) BASIS TEXT

Cara Install Debian 5

Panduan ini akan membantu anda menginstal versi minimal Debian 5  dari gambar versi cd netinst, tersedia, misalnya, http://www.debian.org/  bahwa hanya sistem dasar hadir pada cd image ISO:
sisanya akan di-download dari internet selama instalasi.
Minimal berarti bahwa hanya sedikit akan diinstal: hanya untuk memungkinkan sistem untuk boot.
Tidak ada antarmuka grafis akan diinstal atau layanan apa pun.
Sistem yang dihasilkan akan menggunakan sistem berkas ext3.
Drive hard disk pc harus kosong: tanpa sistem operasi lain dan tanpa partisi.
Jika itu tidak terjadi Anda, instalasi akan slighty berbeda;
dilanjutkan dengan hati-hati karena mungkin kehilangan data seluruh hard disk drive.


Burn the ISO cd image and boot the target PC with it. Burn ISO image cd dan boot PC target dengan itu.
Anda harus melihat “menu boot Installer”:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Installer boot menu
menu Debian 5 Instalasi – Installer menu boot

Pilih bahasa proses instalasi:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Language of the installation  process
Debian 5 (lenny) Instalasi – Bahasa proses instalasi

Pilih bahasa anda:
Debian 5 (lenny) installation - 
Choose your language
Debian 5 instalasi – Pilih bahasa Anda

Pilih layout keyboard Anda:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Select your keyboard layout
Debian 5 Instalasi – Pilih layout keyboard Anda

Pilih hostname:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Choose the hostname
Debian 5 Instalasi – Pilih nama host

Pilih nama domain:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Choose the domain name
Debian 5 Instalasi – Pilih nama domain

Pilih zona waktu Anda:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Select your time zone
Debian 5 Instalasi – Pilih zona waktu Anda

Pilih metode partisi:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Select the partitioning method
Debian 5 Instalasi – Pilih metode partisi

Pilih disk untuk partisi:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Select the disk to partition
Debian 5 Instalasi – Pilih disk untuk partisi

Pilih skema partisi:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Select the partitioning scheme
Debian 5 Instalasi – Pilih skema partisi

Konfirmasi ikhtisar ini:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Confirm the overview
Debian 5 Instalasi – Konfirmasi overview

Tulis perubahan ke disk:
Debian 5 (lenny) Installation - Write
 the changes to disks
Debian 5 Instalasi – Tulis perubahan ke disk

Instalasi sistem dasar:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Installing the base system
Debian 5 Instalasi – Instalasi sistem dasar

Setup password root:
Debian 5 (lenny) Installation - Setup
 the root password
Debian 5 Instalasi – Setup password root

Verifikasi password root:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Verify the root password
Debian 5 Instalasi – Verifikasi password root

Nama pengguna baru:
Debian 5 (lenny) Installation - Name 
of the new user
Debian 5 Instalasi – Nama pengguna baru

Username dari pengguna baru:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Username of the new user
Debian 5 Instalasi – Username dari user baru

Setup user password:
Debian 5 (lenny) Installation - Setup
 user password
Debian 5 Instalasi – Setup password user

Verifikasi kata sandi pengguna:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Verify the user password
Debian 5 Instalasi – Verifikasi password user

Pilih negara cermin:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Choose the mirror country
Debian 5 Instalasi – Pilih negara cermin

Pilih arsip cermin:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Choose the mirror archive
Debian 5 Instalasi – Pilih arsip cermin

Masukkan informasi proxy:
Debian 5 (lenny) Installation - Enter
 proxy information
Debian 5 Instalasi – Masukkan informasi proxy

Melakukan konfigurasi awal …
Debian 5 (lenny) Installation - Doing
 initial configuration ...
Debian 5 Instalasi – Melakukan konfigurasi awal …

Instalasi basis OS …
Debian 5 (lenny) Installation - 
Installing the base OS ...
Debian 5 Instalasi – Instalasi basis OS …

Konfigurasi kontes popularitas:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Configuring popularity contest
Debian 5 Instalasi – Konfigurasi kontes popularitas

Koleksi Instal perangkat lunak:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Install collections of software
Instalasi Debian 5 - Instal koleksi perangkat lunak

Instal boot loader GRUB:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Install the GRUB boot loader
Debian 5 Instalasi – Instal boot loader GRUB

Menyelesaikan instalasi …
Debian 5 (lenny) Installation - 
Finishing the installation ...
Debian 5 Instalasi – Finishing instalasi …

Instalasi lengkap:
Debian 5 (lenny) Installation - 
Installation complete
Debian 5 Instalasi – Instalasi selesai

Setelah reboot, sistem siap.

Debian 5 Instalasi – Sistem Siap
Sumber : http://SapiDownload.blogspot.com
(LANJUTKAN)

Sabtu, 11 Februari 2012

PENGETAHUAN DASAR OSI DAN TCP/IP LAYER

1. Pengertian Protokol
Sebelum membahas lebih jauh tentang pengertian dari masing-masing layer dalam protokol, alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu protokol dalam sebuah Jaringan Komputer ? Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer.
Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. Prinsip dalam membuat protokol ada tiga hal yang harus dipertimbangkan, yaitu efektivitas, kehandalan, dan Kemampuan dalam kondisi gagal di network. Protokol distandarisasi oleh beberapa organisasi yaitu IETF, ETSI, ITU, dan ANSI. Tugas yang biasanya dilakukan oleh sebuah protokol dalam sebuah jaringan diantaranya adalah :
* Melakukan deteksi adanya koneksi fisik atau ada tidaknya komputer / mesin lainnya.
* Melakukan metode “jabat-tangan” (handshaking).
* Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan.
* Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan.
* Bagaimana format pesan yang digunakan.
* Yang harus dilakukan saat terjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak sempurna.
* Mendeteksi rugi-rugi pada hubungan jaringan dan langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya.
* Mengakhiri suatu koneksi.
2. Pengertian Model Osi Layer
Pengertian model OSI (Open System Interconnection) adalah suatu model konseptual yang terdiri atas tujuh layer, yang masing-masing layer tersebut mempunyai fungsi yang berbeda. OSI dikembangkan oleh badan Internasional yaitu ISO (International Organization for Standardization) pada tahun 1977. Model ini juga dikenal dengan model tujuh lapis OSI (OSI seven layer model). Berikut dibawah ini merupakan gambar dari model OSI 7 Layer
Definisi masing-masing Layer pada model OSI
osigroupedlayers Pengetahuan dasar OSI dan TCP/IP layer7. Application adalah Layer paling tinggi dari model OSI, seluruh layer dibawahnya bekerja untuk layer ini, tugas dari application layer adalah Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, NFS.
6. Presentation berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual network komputing (VNC) atau Remote Dekstop Protokol (RDP).
5. Session Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
4. Transport Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadap paket-paket yang hilang di tengah jalan.
3. Network Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer3.
2. Data Link Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
1. Physical adalah Layer paling bawah dalam model OSI. Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.
3. Cara Kerja Model OSI
struktur kerja model osi Pengetahuan dasar OSI dan TCP/IP layerCara Kerja : Pembentukan paket dimulai dari layer teratas model OSI. Aplication layer megirimkan data ke presentation layer, di presentation layer data ditambahkan header dan atau tailer kemudian dikirim ke layer dibawahnya, pada layer dibawahnya pun demikian, data ditambahkan header dan atau tailer kemudian dikirimkan ke layer dibawahnya lagi, terus demikian sampai ke physical layer. Di physical layer data dikirimkan melalui media transmisi ke host tujuan. Di host tujuan paket data mengalir dengan arah sebaliknya, dari layer paling bawah kelayer paling atas. Protokol pada physical layer di host tujuan mengambil paket data dari media transmisi kemudian mengirimkannya ke data link layer, data link layer memeriksa data-link layer header yang ditambahkan host pengirim pada paket, jika host bukan yang dituju oleh paket tersebut maka paket itu akan di buang, tetapi jika host adalah yang dituju oleh paket tersebut maka paket akan dikirimkan ke network layer, proses ini terus berlanjut sampai ke application layer di host tujuan. Proses pengiriman paket dari layer ke layer ini disebut dengan “peer-layer communication”.
3. Pengertian TCP/IP
tcp ip Pengetahuan dasar OSI dan TCP/IP layerTCP/IP (Transmission Control Protokol / Internet Protokol ) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja.
4. Definisi Masing-masing Layer pada model TCP/IP
4. Application merupakan Layer paling atas pada model TCP/IP, yang bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP. Protokol ini mencakup protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Domain Name System (DNS), Hypertext Transfer Protocol (HTTP), File Transfer Protocol (FTP), Telnet, Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Simple Network Management Protocol (SNMP), dan masih banyak protokol lainnya. Dalam beberapa implementasi Stack Protocol, seperti halnya Microsoft TCP/IP, protokol-protokol lapisan aplikasi berinteraksi dengan menggunakan antarmuka Windows Sockets (Winsock) atau NetBios over TCP/IP (NetBT).
3. Transport berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat connection-oriented atau broadcast yang bersifat connectionless. Protokol dalam lapisan ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Diagram Protocol (UDP).
2. Internet berfungsi untuk melakukan pemetaan (routing) dan enkapsulasi paket-paket data jaringan menjadi paket-paket IP. Protokol yang bekerja dalam lapisan ini adalah Internet Protocol (IP), Address Resolution Protocol (ARP),Internet control Message Protocol (ICMP), dan Internet Group Management Protocol (IGMP).
1. Network Interface berfungsi untuk meletakkan frame – frame jaringan di atas media jaringan yang digunakan. TCP/IP dapat bekerja dengan banyak teknologi transport, mulai dari teknologi transport dalam LAN (seperti halnya Ethernet dan Token Ring), Man dan Wan (seperti halnya dial-up model yang berjalan di atas Public Switched Telephone Network (PSTN), Integrated Services Digital Network (ISDN), serta Asynchronous Transfer Mode (ATM).
untitled thumb Pengetahuan dasar OSI dan TCP/IP layer
Sumber : aditsubang,foreverma,dendyfuadin
(LANJUTKAN)

MEMPERBAIKI FLASHDISK

Tips memperbaiki flashdisk yang tidak dapat diformat

Bagi anda yang sedang mengalami masalah dengan flashdisk, khususnya kasus flashdisk terdeteksi di Windows namun tidak bisa di format anda bisa menggunakan beberapa cara berikut ini untuk memperbaikinya :


  • Format flashdisk melalui Linux/LiveCD Linux
(original page: http://linux.or.id/node/2835/)
Langkah yang harus dilakukan:
1. Booting komputer menggunakan LiveCD Linux, misal Slax KillBill, Knoppix atau distro lainnya,
2. Setelah login ke sistem, masukkan flashdisk yang bermasalah tadi ke salah satu port USB. Demi keamanan data, pastikan hanya flashdisk yang bermasalah saja yang terpasang,
3. Pastikan flashdisk anda terdeteksi, atau setidaknya indikator led nyala,
4. Masuk ke console
5. Pada console jalankan cfdisk /dev/sda1 (sesuaikan dengan flashdisk ke berapa yang terpasang),
6. Delete atau hapus partisi pada flashdisk,
7. Buat partisi baru dengan memilih Create New | Write,
8. Simpan perubahan yang baru saja anda lakukan,
9. Format flashdisk dengan cara mengetikan perintah mkfs.vfat-f32 /dev/sda1 di console.
10. Flashdisk anda telah memiliki partisi baru, sehingga bisa digunakan kembali baik di Linux maupun di Windows.

  • Format flashdisk Menggunakan USB Disk Storage Format Tool
Di samping cara di atas, anda juga bisa menggunakan tools yang dikeluarkan oleh pihak ketiga. Salah satunya adalah Hewlet Packard (HP). Walaupun tools ini dikeluarkan oleh HP, namun utilisasinya juga bisa digunakan pada flashdisk merek lain.
Berikut langkah-langkah memperbaiki flashdisk yang tidak bisa di format menggunakan HP USB Disk Storage Format Tool:
1. Download aplikasi HP USB Disk Storage Format Tool di sini,
2. Install aplikasi tersebut, rekomendasi OS yang digunakan adalah Microsoft Windows 2000, Windows 2003 Server dan Novel Netware,
3. Masukkan flashdisk yang bermasalah ke salah satu port USB. Pastikan flashdisk anda terdeteksi dan memperoleh alokasi drive di Windows,
4. Jalankan aplikasi HP USB Disk Storage Format Tool
5. Tentukan drive tempat flashdisk terpasang,
6. Pilih Create New or Replace Existing Configuration untuk membuat partisi baru baru dan menghapus konfigurasi yang ada di flashdisk,
7. Format flashdisk anda sesuai dengan file sistem yang diinginkan.
Selamat mencoba, mudah-mudahan bermanfaat.

(LANJUTKAN)

MENGISTAL WINDOWS 7

 untuk mempermudah penjelasan ini maka saya lengkapi dengan Gambar. silahkan simak penjelasan Tutorial Cara Instal Windows 7 Berikut :



1. Pastikan dari BIOS booting komputer Sobat di setting untuk DVD
2. Masukkan DVD windows 7
3. Tekan sembarang tombol saat muncul boot from cd or dvd
cara install windows 7 beserta gambar image
4. Akan terlihat gambar seperti dibawah ini
cara install windows 7 beserta gambar image
5. Pilihlah Indonesian pada Language, time, currency, and location
cara install windows 7 beserta gambar image
6. Tekan tombol install
cara install windows 7 beserta gambar image
7. Tunggulah beberapa saat proses ini
cara install windows 7 beserta gambar image
8. Centang pada I accept the license terms sebagai persetujuan penggunaan windows 7 kemudian klik next
cara install windows 7 beserta gambar image
9. Pilih saja custom (advanced) untuk memilih di drive mana windows 7 akan di install
cara install windows 7 beserta gambar image
10. Sobat bisa mengatur drive sekaligus partisi pada step ini, saya sarankan bagilah hardisk Sobat minimal 2 drive, satu untuk drive untuk windows 7 (C) dan satu drive untuk data (D) dengan memilih drive option, atau langsung saja tekan next dengan asumsi Sobat akan mempartisi hardisk setelah instalasi windows 7 selesai.
cara install windows 7 beserta gambar image
11. Tunggulah proses ini beberapa saat
cara install windows 7 beserta gambar image
cara install windows 7 beserta gambar image
cara install windows 7 beserta gambar image
12. Secara otomatis windows akan restart
cara install windows 7 beserta gambar image
13. Setelah restart akan muncul gambar berikut ini
cara install windows 7 beserta gambar image
14. Tunggulah proses Setting up the services hanya beberapa saat saja
cara install windows 7 beserta gambar image
15. Instalasi akan dilanjutkan secara otomatis
cara install windows 7 beserta gambar image
16. Masukkan Nama User dan Nama Komputer sesuka Sobat
cara install windows 7 beserta gambar image
17. Jika perlu password ketikkan passtwordnya 2 kali atau kosongkan saja jika Sobat tidak ingin mempassword user Sobat
cara install windows 7 beserta gambar image
18. Masukkan product key serial number windows 7 Sobat
cara install windows 7 beserta gambar image
19. Pilihlah level proteksi keamanan dari Microsoft
cara install windows 7 beserta gambar image
20. Atur Zona waktu Sobat (untuk Indonesia +7 dari GMT)
cara install windows 7 beserta gambar image
21. Selamat, windows 7 Sobat siap digunakan
cara install windows 7 beserta gambar image
semoga bermanfaat.....
Sumber : http://ojelhtc.blogspot.com
(LANJUTKAN)